Besok adalah pagi hari yang indah dan terlalu disayangkan untuk dilewatin, sehingga saya meyetel weker di handphone untuk bangun pagi-pagi untuk mencari inspirasi dan menikmati suara alam.Itulah pikiran pertamaku ketika kemarin malam berhasil mencapai tempat yang selalu dipenuhi orang-orang Jakarta ketika liburan panjang tiba, mungkin dikarenakan suasana yang asri dan dingin sehingga kepenatan selama berbulan-bulan warga Jakarta yang penuh ketegangan dapat dihilangkan, mungkin juga karena tempat yang tepat untuk berkumpulnya keluarga atau family dan teman, atau mungkin jugaaa…….mungkin juga……….mungkin juga…. Ahhh..memang masih banyak segudang alasan untuk membuat orang-orang ke tempat yang selalu welcome ini
Malam terus berlarut, cuaca yang dingin terus menyelimutin seluruh permukaan tubuh. Perasaan lega, senang karena tidak mengalami kemacetan terus berkecamuk di dalam dada. Didalam kesibukan menurunkan barang-barang keperluan.saudara saudara satu persatu pun akhirnya sampai juga tempat dimana kita akan tinggal bersama-sama berhari-hari disini. Beberapa saat kemudian suara tawa dan bercanda terdengar di seluruh ruangan tamu ,dari yang tua sampai yang muda,akan tetapi bukan hanya suara tawa yang mengisi ruangan yang besar ini tetapi juga suara tawa kami diiringin dengan suara bedug yang terus menerus ditabuhkan sampai pagi hari. Suara yang sangat amat jelas tersebut datang dari sebelah yang bertepatan banget dengan
Tiba tiba saya teringat satu kalimat yang pernah dilontarkan “Coba kalian mendengar lebih teliti suara bedug, kalian akan mendapati suatu irama yang bagus”, itulah perkataan guru musik saya ketika sedang menghadarin kelasnya. Guru saya tersebut memang memberi banyak sekali inspirasi bagi saya untuk mencoba bersatu dengan alam dan menikmati indahnya suara-suara alam.dan malam ini rasanya tepat sekali untuk mengalami pengalaman tersebut. Sehingga malam sebelum menutup mata, saya mencoba mendengar lebih teliti lagi suara-suara yang terus dipukul pada gendang yang biasanya dibalut dengan kain berwarna hijau. Teringat sewaktu kecil,apabila mendengar suara tersebut, maka mulut ini akan mengeluh dan terus mengomel ributnya suara tersebut. Akan tetapi kemarin malam untuk pertama kalinya saya bener-bener menikmati suara pukulan tersebut., untuk pertama kalinya juga mulut saya tidak mengomel karena mendengar suara tersebut, dan untuk pertama kalinya juga saya dapat duduk dengan tenang dengan suara tersebut dengan sepoci teh menemanin pembicaraan yang penuh dengan banyak tawa dengan yang lainnya.
Saya terus berpikir dan berpikir, kenapa perasaan tersebut dapat muncul begitu saja…Apakah itu karena selama ini saya menutup hati untuk mendengar suara yang awalanya saya anggap sangat mengganggu?? atau apakah karena perkataan guru saya yang terlalu mempengaruhi pikiran saya. Atau apakah juga karena ini ..karena itu.... banyak sekali pertanyaan yang tidak dapat kujawab sendiri, tetapi satu pertanyaan yang dapat saya jawab adalah kemarin saya mencoba membuka hati untuk mendengar lebih teliti terlebih dahulu tanpa harus menilai dan mengkritik suara tersebut, saya mencoba untuk bersatu dengan suara tabuhan tersebut, saya mencoba juga untuk menghayati irama yang seakan-akan memiliki tuts seperti di dalam permainan piano dan hasilnyaaa……hmmm….saya mulai menyukai suara tersebut yang walau tidak mengerti maknanya. Saya mulai dapat menikmati suara gendang tersebut, dan hebatnya saya merasa tidak terganggu sama sekali dengan suara pukulan tersebut…
Saya mencoba berpikir dan berpikir lagi, ahhh…dunia ini..ternyata begitu indahnya apabila dari dulu saya mencoba melakukan sesuatu hal tanpa harus menilai dan mengkritik terlebih dahulu, begitu indahnya apabila saya mencoba membuka hati untuk menerima sesuatu yang tidak dalam kebiasaan saya, begitu indahnya apabila saya juga dapat menghormati satu sama lain tanpa mencelanya, begitu indahnya juga kalau manusia dapat hidup berdamai dengan sesama tanpa ada perasaan was-was dan khawatir, dan alangkah indahnya juga itu dapat menjadi kenyataan yang tidak too good to be good :P..
1 comment:
Tulisan kamu bagus kok Vien... Siapa bilang kamu ga bisa nulis... Tinggal di asah doang... Dan sering-sering baca tulisan orang lain jadinya bisa belajar lebih banyak.
Post a Comment